Gunakan 5 Bahasa Tubuh Ini Untuk Sukses Hadapi Wawancara Kerja

Sebagian besar ketika ada undangan wawancara kerja, kamu cenderung sibuk menyiapkan dokumen pendukung dan kostum penunjang penampilan. Hal tersebut tidak salah guys, tapi rasanya ada yang sering terlupakan. Selain membekali diri dengan kesiapan jawaban saat interview kerja, untuk lebih percaya diri, kamu juga perlu mengasah bahasa tubuh untuk tetap terlihat rileks dan luwes dalam menghadapi interview kerja. Dikutip dari seorang Behavioral Investigator, melalui akun linkdinnya,  Vanessa Van Edwards, memberikan 5 Tips Bahasa Tubuh Favorit untuk mengahadapi tes wawancara kerja, yaitu:

 

 

  1. Perhatikan Sikap Tangan

 

Yups, perhatikan posisi tangan. Hal pertama yang sering dilihat dari seorang interviewer saat pertama kali bertemu adalah bagaimana seseorang yang akan diwawancara  mengkondisikan tangannya. Hal itu sangat penting dalam situasi wawancara kerja, karena sebagian besar interviewer akan mengukur sikap selanjutnya dengan berjabat tangan. Cara simple ini wajib kamu lakukan saat tes wawancara. Tak perlu menunggu waktu, cobalah dengan spontan ketika kamu melihat siapa yang akan menginterview mu, segera kondisikan tanganmu dan lakukan jabat tangan yang singkat dan sedikit bertenaga. Percayalah, dengan berjabat tangan, kamu akan terlihat sebagai pribadi yang optimis dan berenergi serta siap untuk menghadapi langkah selanjutnya. Setelah wawancara selesai, hangatkan suasana dengan kembali berjabat tangan. Selain untuk meningkatkan keakraban, berjabat tangan merupakan cara elegant untuk mengakhiri sebuah pertemuan.

 

 

  1. Rilekskan Diri 

 

Saat kita gugup, kita cenderung bersikap seperti “daun putri malu yang disentuh” atau bagaikan seekor kura-kura yang membawa dagu ke bawah dan bahu menghadapinya untuk mengambil sedikit ruang. Ketika kita tidak bisa menguasai rasa malu, ataupun canggung saat orang lain melihat kita, maka kita akan berusaha menutupi rasa canggung tersebut dengan berbagai gerakan. Wanita atau laki-laki punya cara masing-masing dalam menutupi rasa canggung mereka. Jika wanita sedang menyilangkan kaki mereka dan pria melipat tangannya di dada, ini akan memberikan sinyal kepada interviewer bahwa anda seolah merasa tidak nyaman dan ada sesuatu yang sedang disembunyikan. Tentunya kamu tidak ingin interviewer berfikiran seperti seorang yang sedang tidak nyaman, sehingga akan berpengaruh pula terhadap penilaian interview kerja. Untuk tetap mendapatkan penilaian yang memukau dari seorang interviewer, maka latihlah diri kamu untuk selalu rileks dan tenang.

 

 

  1. Pandangan Ke Depan

 

Saat berbicara dengan orang lain, upayakan pandangan dan sikap tubuh menuju ke arah mereka. Fronting (pandangan dan sikap tubuh ke depan) adalah tanda hormat nonverbal. Saat melakukan interview, kamu benar-benar dihadapkan pada interviewer yang mengajukan berbagai pertanyaan kepada mu. Setelah menggunakan tips pertama dan kedua, saatnya posisikan pandangan untuk tetap fokus. Selaraskan tubuh kamu dan interviewer untuk tetap melakukan diskusi secara head to head. Dalam sebuah wawancara, pastikan untuk tidak memalingkan diri terhadap interviewer. Jika kamu dihadapkan pada lebih dari satu interviewer, tetap arahkan pandangan mata kearah mereka, itu merupakan cara sederhana untuk tetap menghormati dan menjaga kredibilitas statement (pernyataan) yang kamu lontarkan ketika menjawab pertanyaan-pertanyaan selama wawancara kerja berlangsung. Selain itu, tips ini juga berlaku untuk foto profil yang kita kirimkan. Menurut penelitin, analisis dari ribuan foto ternyata banyak orang  menyukai foto profil seseorang dengan angle menonjol ke arah kamera.

 

 

  1. Menjaga Senyum

 

Dalam wawancara kerja, saya banyak diskusi dari rekan-rekan HRD bahwa cara yang paling mudah dilakukan dalam proses interview kerja adalah menjaga diri kita untuk menjadi pribadi yang murah senyum. Cobalah untuk tersenyum dengan jujur bukan sikap ramah yang cenderung dibuat-buat. Giatlah menemukan cara-cara otentik untuk tersenyum, misalnya dengan menceritakan kisah tentang rekan lama atau suasana kerja yang kamu sukai, tersenyum saat pertama kali bertemu seseorang karena kamu benar-benar senang bertemu dengan mereka. Arahkan untuk mendiskusikan pokok bahasan yang benar-benar kamu sukai sehingga kamu  bisa menunjukkan kebahagiaan sejati.

 

Salah satu tips yang bisa kamu coba adalah dengan memulai dan mengakhiri pertemuan dengan mengatakan, "Saya sangat senang bertemu dengan Anda" atau "Saya senang berada di sini”. Hal tersebut  merupakan tindakan positif yang akan memberi mu kesempatan bagus untuk membina relasi selanjutnya.

 

 

  1. Tatapan Mata (Gaze)

 

Rasanya semua orang sepakat bahwa tatapan mata, akan mampu memikat perhatian lawan bicara. Saat kita saling memandang dengan seseorang yang kita hasilkan oksitosin-hormon koneksi. Ketika kamu memulai wawancara, kamu pasti akan dihadapkan pada satu interviewer atau lebih. Ciptakan suasana wawancara kerja yang rileks, jangan takut untuk melihat lawan bicara, dan pastikan kontak mata untuk tetap terjaga saat interviewer berbicara kepada mu ataupun sebaliknya. Selain itu,  cobalah perhatikan ekspresi wajah mereka-ini membantu Anda menatap tajam dan memecahkan kode emosi mereka.

 

Demikian 5 Bahasa tubuh yang akan memberikan pengaruh nonverbal yang dapat menunjang keberhasilan proses wawancara kerja. Tapi kembali lagi pada kesiapan diri, sehingga ketika kamu percaya diri, gerakan-gerakan nonverbal tersebut juga dapat diaplikasikan dengan baik. Tentunya langkah utama dan yang paling utama adalah bekali diri mu dengan doa agar kegiatan wawancara berjalan dengan lancar. Selamat mencoba guys, dan Salam sukses. (rys)