TINGKATKAN PERFORMA KARIR DENGAN PERSONAL BRANDING

"Bahwa manusia dapat mengubah dirinya sendiri, mencipta kembali dirinya sendiri, mengendalikan lingkungannya, dan menguasai nasibnya sendiri merupakan kesimpulan dari setiap pikiran yang benar –benar menyadari akan  kekuatan pikiran yang benar di dalam tindakan konstruktif.”

-Larsen-

 

Sadar atau tidak, social media bukan hanya plat form yang didesain untuk ajang membuka pertemanan lebih luas, namun juga menjadi wadah untuk menunjukan diri kamu secara lebih luas, bagaimana kamu bisa lebih terbuka di social media, dan bagaimana kamu mendapatkan ketertarikan dari orang lain untuk mendukung apapun yang kamu lakukan di sana. Dikutip dari salah satu ebook yang berjudul “Who are you ? Personal Branding Today, Benefit Tomorrow”, pengertian personal branding menurut Catriona Pollard, seorang penulis “From Unknown To Expert” secara ringkas, personal branding adalah bagaimana kita memasarkan diri kita kepada orang lain. Lebih jelasnya, personal branding adalah aura dari dalam diri yang ingin kita tunjukan kepada orang lain, yang kemudian orang lain tersebut akan mempersepsikan bagaimana diri anda dibenak mereka.

 

Untuk dapat membentuk personal brading, tentunya kita dapat memanfaatkan lingkungan sekitar, maupun dengan plat form paling digermari yaitu social media.  Namun, saat ini yang paling sering dimanfaatkan sebagai ajang pembentukan personal branding adalah dengan menggunakan akun-akun social media, seperti youtube, instagram, web, blog, facebook, twitter, dan yang lagi ngetrent banget saat ini adalah dengan Linkdin. Dikutip dari swa.co.id, ada beberapa tips untuk membentuk personal branding  Ala Head Of Corporate Communication PT Adaro Energy Tbk Febriati Nadira.

 

  1. Menjadi Value Creator

 

Yaitu seseorang yang senantiasa mengahadirkan nilai tambah dalam bekerja dan berkarya melalui berbagai kreatifitas/inovasi yang membuat hasil karya kita berbeda dan relevan dengan perkembangan dan kebutuhan perusahaan yang penuh dengan kekinian. Buat pekerjaan dan karya yang kita unik dan berhasil memberikan konstribusi nyata bagi perkembangan perusahaan atau tempat kita bekerja.

 

  1. Tingkatkan Presence

 

Jadi yang dimaksud dengan presence di sini yaitu mampu aktif tampil dan terlibat dalam berbagai aktifitas dan organisasi profesi. Walaupun sudah bekerja, jangan lupakan kebiasaan berkumpul ya gais, maksutnya berkumpul dengan mendapatan ilmu-ilmu baru dan celah untuk pengembangan diri, misalnya dengan ikut seminar, organisasi sosial atau aktifitas yang berkaitan dengan kretaifitas maupun hobi kita. Meluas ke dunia digital, meningkatkan presence juga bisa dilakukan dengan aktif di social media, mengikuti budaya social media namun tetap bisa menggunakan social media dengan bijak dan cerdas, sharing dan comment yang fun namun tetap kontekstual.

 

  1. Ikuti Trend Komunikasi

 

Saat ini masyarakat memang dituntut untuk mengikuti perkembangan jaman, termasuk dari aspek komunikasi. Pergeseran komunikasi langsung ke komunikasi online memang suatu keharusan. Tidak hanya untuk kepentingan profesi yakni update informasi/isu terkini, dan penyampaian pesan perusahaan, namun juga untuk kepentingan pribadi bersosialisasi sekaligus memperkuat dan menambah jejaring. pentingnya update informasi dan pengetahuan terbaru, termasuk tren dan teknologi terbaru adalah  memperkuat jejaring agar kompetensi seseorang tetap relevan dan dapat terus diperkuat.

Jadi gimana gais, pasti sekarang sudah mulai menyadari bahwa dalam membentuk personal branding sebenarnya alatnya ada di sekitar kita dengan aktifitas sosial media yang sering kita lakukan. Jika kamu lebih kamu lebih banyak menghabiskan waktu di online media, manfaatkan sebijak mungkin serta terus asah skill terkait dengan profesi agar bisa bekerja dan memberikan kontribusi lebih baik untuk perusahaan. Tak hanya hard skill, kemampuan soft skill seperti berkomunikasi, membangun jaringan, dan kepemimpinan, juga harus terus dikembangkan.(rys)